Tampilkan postingan dengan label curhat nich... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curhat nich... Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Maret 2011

iklan gangguan psikologis...???

Iklan-iklan berikut menampilkan peran dan tokoh yang seolah-olah mengalami gangguan psikologis :

1. Axis = kikir, bakhil, pelit gak ketulungan, ngerugiin temen
http://hermawayne.blogspot.com
Diceritakan seorang cowok yang dalam kehidupannya begitu ngirit, sampai harus pake sampel parfum daripada beli, makan lauknya minta temen, isi bensin cuma setengah liter, namun untuk urusan nelpon dia ga perlu irit, karena axis udah hemat dari sononya.

2. Three (3) = pelupa akut stadium IX
Diceritakan seorang pria yang selalu nelpon istrinya tiap beberapa detik hanya untuk menanyakan hal-hal yang seharusnya dia bisa ingat, bahkan dia lupa memakai celana saat ke kantor, dia jadi pelupa karena terlalu sering nelpon pendek, kan gratisan.

3. XL = autis ampe jadi kayak kuntilanak
http://hermawayne.blogspot.com
Diceritakan seorang cewek yang selalu sms-an, dan karena rambutnya panjang dan bajunya putih, jadi terlihat seperti kuntilanak karena make xl sms an murah.

4. IM3 = nulis sms kayak 4l4y
http://hermawayne.blogspot.com
Lihat aja tulisannya pas ngetik sms, gede kecil gede kecil kayak alay, alay termasuk gangguan psikologis gak ya? Di sini diceritakan para pemainnya selalu sms-an dan online, karena emang murah 24 jam.

5. AS = Sm*sh hiperaktif dan katanya sih maho
http://hermawayne.blogspot.com
Ini sih biasa aja cuma nyanyi-nyanyi tanpa cerita, tapi tetap sesuai judul, pemeran yang mengalami gangguan psikologis, jadi dimasukin, soalnya kata orang-orang, Sm*sh ada gangguan psikologis deh, cowok kok lenggak-lenggoknya kayak cewek, dan di sini disebutkan bahwa as know me so well, jadi murah juga.

6. Simpati = gila sampe naik-naik ke meja
http://hermawayne.blogspot.com
Sudah pernah kan liat iklannya, saking geregetannya nih cewek ampe nyanyi-nyanyi sampe naek-naek ke atas meja. Intinya adalah kalo pake simpati zone, kamu bisa pilih semua paket sesuai yang kau butuhkan.

Well, semua itu adalah ide yang sangat kreatif dan lucu untuk menjual suatu produk...

Read More: http://www.unikaja.com/2011/03/tokoh-tokoh-iklan-provider-telepon-yang.html#ixzz1GUkVQfSI

sukses tersnyum

Berhentilah Jadi Gelas

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya

belakangan ini selalu tampak murung.
"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di
dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya.
"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masal...ah. Sulit bagi saya untuktersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sangmurid muda.
Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.
Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu."
Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaangurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata
Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit."
Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.
"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.
"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.
Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.
"Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekattempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau."
Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa
bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa
asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah
di hadapan mursyid, begitu pikirnya.

"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil
mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir
danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan
membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingindan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya,

"Bagaimana rasanya?"
"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan
punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber
air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.
dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang
tersisa di mulutnya.
"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"
"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya
lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya,
membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.
"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian.
Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah."
Si murid terdiam, mendengarkan.
"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak,supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu ,dalam dadamu itu jadi sebesar danau."

Semoga Allah SWT senantiasa melapangkan dada dan hati kita...membuka mata hati kita dalam setiap menghadapi masalah....so kita senantiasa bersyukur..KEEP SMILE..http://www.facebook.com/l/30e0eI6-Kw-ehy3HUVsSsHkP90A;www.herbasehatalami.com